Kamis, 28 Maret 2019

Inilah Bahaya Makan Mie Instan saat Perut Kosong

Waspadai !! Bahaya Makan Mie Instan saat Perut Kosong


Mie instan sudah menjadi makanan yang umum di Indonesia, terutama bagi anak kos. Cara masak yang mudah dan rasanya yang nikmat membuat makanan cepat saji ini digemari banyak orang. Selain itu Murah, mudah dibuat, dan lezat. Ketiga hal ini juga cukup untuk menggambarkan alasan mengapa kita sangat suka dengan mie instan. Sayangnya, dibalik kelezatannya, mie instan juga dikenal luas sebagai makanan yang sangat tidak sehat bagi kesehatan.

Mi instan memang bisa meredam rasa lapar secara praktis, tapi makanan cepat saji ini tidak bisa menggantikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ditambah lagi dengan bumbu buatan dan pengawet kimia, yang semakin membahayakan kesehatan tubuh.

Bahaya Makan Mie Instan bagi Tubuh ! 


Mi instan memang sangat enak dan juga praktis, apalagi jika dikonsumsi saat udara dingin. Meskipun demikian, Anda harus waspada. Berikut beberapa bahaya makan mie instan terhadap kesehatan tubuh bila terlalu sering menyantap mie instan:

  • Berisiko kanker

Bahaya mie instan memberi tekanan pada sistem pencernaan, memaksanya untuk mencerna mie yang sudah diproses selama berjam-jam. Bahaya makan mie instan juga dapat mengganggu kadar gula darah dan pelepasan insulin jika dicerna terlalu cepat. Karena makanan disimpan di dalam tubuh selama akibat pencernaan yang lambat, bahan kimia beracun dan pengawet dipertahankan di dalam tubuh, sering mengarah pada paparan berlebihan dari Butylated hydroxyanisole (BHA) dan t-butylhydroquinone (TBHQ).

Sementara TBHQ dan BHA digunakan dalam produk untuk membuat mie dapat digunakan lebih lama (dan berarti kita dapat menyimpannya di rak selama berbulan-bulan pada suatu waktu), kedua bahan kimia tersebut sebenarnya bersifat karsinogenik. Ini berarti bahwa mereka dapat menyebabkan kanker, dan bahkan dapat menyebabkan asma, kecemasan dan diare jika dikonsumsi terlalu sering.

  • Chinese restaurant syndrome

Bahaya makan mie instan yang satu ini lebih mirip keracunan, hal ini disebabkan oleh MSG yang terdapat pada bumbu mie instan. Ada beberapa orang yang tidak tahan dengan MSG, lalu kemudian merasa pusing dan sesak napas. Namun penyakit ini tidak terlalu fatal, karena akan sembuh setelah 2-3 jam kemudian.

  • Kerusakan jaringan otak

Mengonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Efek terlalu sering makan mie instan kemungkinan akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau kelumpuhan.

  • Berisiko keguguran

Bahaya makan mie terlalu sering pada sejumlah wanita hamil berisiko mengalami keguguran, hal ini karena kandungan bumbu dan pengawet pada mie instan dapat memengaruhi perkembangan janin.

  • Gangguan metabolisme

Efek makan mie instan jangka panjang dapat memengaruhi metabolisme tubuh, hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mie.

  • Kerusakan organ

Mie instan mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegah mie dari pengeringan dengan mempertahankan kelembapan. Bila sering makan mie instan, tubuh menyerap zat tersebut dengan mudah dan terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Efek makan mie instan menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

  • Obesitas

Mie instan adalah salah satu penyebab utama obesitas, kurangi bahkan perlahan menghindari makan mie instan karena mengandung sejumlah besar lemak dan natrium, karena dampak makan mie instan menyebabkan retensi air dalam tubuh.

  • MSG

Monosodium glutamate (MSG) digunakan untuk meningkatkan rasa mie, sekitar 1-2 persen dari populasi alergi terhadap MSG. Ketika orang-orang yang alergi terhadap MSG mengonsumsinya, maka bahaya makan mie akan dapat menyebabkan rasa terbakar, panas di dada, kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.

  • Tinggi natrium

Mie instan juga mengandung sejumlah natrium yang tinggi, kelebihan konsumsi natrium bisa menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindarilah bahaya mie instan dengan tidak berlebihan mengonsumsi mie.

  • Junk food

Mie instan hanya dianggap sebagai junk food dan tidak dapat menggantikan makanan bernutrisi, hal ini karena mie instan mengandung sejumlah besar karbohidrat tetapi tidak mengandung vitamin, mineral atau serat. Mie instan juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. Karena padat kalori, bahaya mie instan berdampak negatif pada kesehatan bila terlalu sering makan mie instan.


Bahaya Mie Instan yang umum dan sering terjadi adalah berkaitan dengan Lambung 

Related image
Gastritis / Lambung
Kondisi lambung yang kosong terlalu lama, contohnya saat Anda terlambat makan, bisa memicu peningkatan produksi asam lambung yang akan memicu peradangan. Peradangan di lambung inilah yang pada akhirnya membuat Anda merasakan nyeri, bagaikan ditusuk-tusuk, atau muncul beragam keluhan lainnya, seperti mual, sesak, kembung, panas, perih, mengganjal, dan sebagainya. Tindakan Anda mengkonsumsi mie instan dalam kondisi lambung yang sedang kosong ini justru bisa semakin memperburuk keluhan Anda. Dalam dunia medis, peradangan pada lambung ini diistilahkan dengan gastritis. Gastritis ini bisa juga terjadi karena dipicu oleh faktor lain, contohnya:
  • Jenis makanan atau minuman yang dikonsumsi, contohnya makanan pedas, bersantan, gorengan, bergas, berkafein
  • Fluktuasi hormonal, pada wanita contohnya ketika hamil muda atau menjelang menstruasi
  • Efek samping obat, contohnya OAINS, antibiotik, anti koagulan
  • Stres fisik (misalnya saat kelelahan) ataupun psikis
  • Kelainan imunitas
  • Infeksi bakteri, khususnya bakteri Helicobacter pylori
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Penyakit lainnya, contohnya HIV, radang usus, dan sebagainya

Untuk mengatasi Gastritis atau penyakit lambung yang anda alami bisa dengan menggunakan obat pereda nyeri yang dianjurkan dokter ataupun yang tersedi di apotik-apotik. Namun dengan menggunakan obat-obatan tersebut memang tidak menjamin untuk kesembuhan yang optimla. Karena penyembuhan gastritis tidak bisa dilakukan semata-mata hanya dengan mengandalkan konsumsi obat dokter. Anda perlu juga mengimbanginya dengan langkah penanganan alami, contohnya:

  • Mengatur pola makan; makanlah dengan porsi kecil tapi sering, konsumsilah makanan yang diolah dengan bersih, kurangi makanan yang instan dan berpengawet, makanan pedas, mengandung banyak minyak, gas, serta kafein
  • Jauhi stres ataupun kelelahan yang berlebihan
  • Jangan mengkonsumsi alkohol
  • Jangan sembarangan mengkonsumsi obat
  • Perbanyak istirahat, sambil kompres perut Anda yang nyeri dengan air hangat
  • Akan tetapi, jika Anda merasa sudah optimal menjalani tips di atas namun keluhan tidak kunjung membaik, jangan segan memeriksakan diri kembali ke dokter

Adapun untuk mempercepat penyembuhan penyakit Gastritis anda bisa dibarengi dengan mengkonsumsi bahan herbal yang mampu membantu mengatasi dan mengefektifkan penyembuhan gastrisis atau lambung anda. 

Untuk informasi selengkapnya mengenai Herbal yang menjadi obat Gastritis / Lambung anda bisa klik link di bawah  ! 

👇👇👇

https://goo.gl/EDhLdF



Artikel Terkait : 



Terimakasih sudah berkunjung di halaman kami. Semoga Bermanfaat :)

Image result for gift terimakasih



2 komentar:

Prosedur ESWL, Pengobatan Batu Ginjal yang Cepat dan Tidak Meninggalkan Luka

Prosedur ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy), Pengobatan Batu Ginjal yang Cepat dan Tidak Meninggalkan Luka Apa  itu  Batu G...